Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Sebagai pusat (agama) Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Kota Vatikan selama ini dikenal sebagai tempat kedudukan Paus, pemimpin tertinggi. Namun ternyata masih banyak hal yang disembunyikan di Vatikan selain Kapel Sistina dan Basilika Santo Petrus yang terkenal seantero dunia.

Namun demikian, ternyata ada beberapa hal lain tentang Vatikan yang tidak terlalu sering diketahui orang.

Berikut ini beberapa fakta menarikan tentang Vatikan yang jarang diketahui orang banyak:

1. Negara dalam Negara

Kota Vatikan adalah sebuah negara, terletak di atas bukit Vatikan di sebelah Barat Laut kota Roma, Italia. Dengan kata lain, Vatikan berada di dalam negara Italia, atau negara dalam negara.

Adapun yang membatasi Kota vatikan dan Italia dibatasi tembok kota dengan panjang 3,2 kilometer. Tembok ini dulunya dibangun untuk melindungi Paus. Paus sendiri tinggal di Istana Kepausan yang terletak dekat Basilika Santo Petrus.

2. Negara Terkecil Sedunia

Kota Vatikan memiliki gelar untuk sejumlah hal, misalnya sebagai tempat keberadaan karya seni paling terkenal seluruh dunia. Juga sebagai pusat spiritual Katolik Roma seluruh dunia. Akan tetapi, Vatikan ternyata negara paling kecil di dunia.

Kota Vatikan hanya seluas 44 hektar, sehingga bahkan lebih kecil daripada taman Centennian Park di Sidney yang seluas 189 hektar. Penduduknya hanya 890, sehingga ia sekaligus menjadi negara dengan penduduk paling sedikit di dunia.

Namun unggulnya, meski kecil, Vatikan memiliki kantor pos sendiri, stasiun kereta, stasiun radio, bendera, dan lagu kebangsaan. Vatikan bahkan mencetak mata uang Euro mereka yang diberi gambar kepala Paus.

Selain itu, meski negara paling kecil, Vatikan hampir memiliki pengaruh besar di dunia terutama di bidang politik luar negeri.

3. Cukup Muda

Dibanding dengan usia Gereja Katolik, keberadaan Kota Vatikan sendiri ternyata cukup muda. Negara ini baru berdiri pada 1929 berdasarkan Perjanjian Lateran. Perjanjian ini menegaskan Vatikan sebagai negara yang merdeka.

Menariknya, ternyata Benito Mussoloni, diktator Italia adalah orang yang membubuhkan tanda tangan peresmian perjanjian.

4. Warisan Dunia UNESCO

Italia merupakan negara yang paling banyak memiliki situs warisan versi UNESCO, tapi uniknya Vatikan adalah satu-satunya negara lengkap yang menjadi situs UNESCO sejak tahun 1984.

5. Warga Kelahiran Luar Negeri

Bukan hanya sekedar lahir di Vatikan yang membuat seseorang menjadi warga negara. Juga bukan sekedar memiliki orang tua yang warga Vatikan.

Untuk menjadi warga negara, orang tersebut harus bekerja di sana. Kewarganegaraan tidak dijamin berdasarkan tempat kelahiran, tapi hanya mereka yang bekerja di sana. Hampir semua warga Vatikan tinggal di dalam kota Vatikan. Mereka termasuk rohaniwan/rohaniwati dan Garda Swiss, pasukan pengawal Kepausan.

Dengan demikian, jika seseorang kehilangan pekerjaannya, maka kewarganegaraannya pun dicabut dan orang-orang yang bukan warga manapun
secara otomatis menjadi warga negara Italia.

6. Penikmat Anggur

Walapun jumlah penduduk kecil, Vatikan menjadi penikmat wine paling tinggi untuk setiap penduduknya. Menurut penelitian oleh Wine Institute, rata-rata warga Vatikan menikmati 54,26 liter per tahun. Umumnya, wine yang dihabiskan ini digunakan untuk perayaan Ekaristi.

7. ATM Berbahasa Latin

Bank Vatikan adalah satu-satunya di dunia yang menawarkan ATM dengan beragam bahasa. Jika terdapat tulisan “insertio scidulam quaeso ut fuciundam cognoscas rationem,” itu berarti petunjuk untuk memasukan kartu agar layanan dimulai.

8. Arsip Rahasia Vatikan
Hanya Paus Leo XIII mempersilahkan para sarjana mengunjungi Arisp Rahasia Vatikan. Namun saat ini, hanya sarjana terpercaya dan para peneliti yang bebas mengunjungi dokumen dan surat-suratnya.

Ada banyak hal bisa dibaca di sana, sebab dokumen yang ada membantang dalam rentang waktu 1.000 tahun. Berbeda dengan mengunjungi perpustakaan biasa, pengunjung dilarang untuk merambah di dalamnya. Para pengunjung harus menjelaskan yang dicari bahkan sebelum berkunjung.

9. Garda Swiss

Garda Swiss menjadi satu-satunya militer terkecil di dunia. Tugasnya adalah sebagai pengawal pribadi Bapa Suci.

Garda Swiss diresmikan oleh Paus Julius II pada 22 Januari 1506 sebagai pengawal Bapa Suci. Pasukan ini terdaftar di dalam Daftar Tahunan Kepausan (Annuario Pontificio) di bagian Takhta Suci dan bukan di bagian negara Vatikan.

Syarat untuk menjadi seorang Garda Swiss cukup unik. Dia haruslah seorang bujang Katolik dan warga Swiss yang berusia antara 19 dan 30 tahun, setidaknya setinggi 174 centimeter. Dia harus memiliki pelatihan dasar militer Swiss.

Keberadan Garda Swiss tak selalu ada di sisi Paus. Mereka juga bisa terlihat menjaga titik-titik pemeriksaan dan ikut serta dalam upacara-upacara.

Salah satu peristiwa yang menarik dalam kalender kepausan adalah upacara Garda Swiss. Upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 6 Mei ini dilakukan untuk mengenang jasa 147 tentara yang rela menyerahkan nyawanya demi melindungi Paus Klemens VII.

10. Basilika Santo Petrus

Kubah Basilika Santo Petrus dirancang perancang terkenal Michelangelo. Basilika ini juga memiliki hiasan rumit emas, tiang-tiang pualam, patung-patung terkenal, lukisan-lukisan yang terkenal. Itu juga menjadi sebab mengapa basilika ini menjadi daya tarik para turis, selain sebagai bangunan suci.

Basilika Santo Petrus (Basilica Papale di San Pietro in Vaticano) atau lebih dikenal dengan adalah sebuah basilika utama Katolik di Kota Vatikan, dikelilingi oleh Roma. Bangunan ini diklaim sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun (dia meliputi area 23.000 m² dan memiliki kapasitas lebih dari 60.000) dan salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Konstruksi basilika ini dimulai pada 1506 dan rampung pada 1626.

Basilika Santo Petrus Lama dibangun atas perintah Kaisar Kristen pertama Konstantin I, pada tahun 326 di tempat Santo Petrus menjadi martir. Seribu tiga ratus tahun kemudian bangunan ini mulai runtuh perlahan-lahan, dan oleh karena itu Paus Nikolas V memerintahkan agar dibangun sebuah basilika yang baru.

Tetapi pembangunannya baru dimulai pada tahun 1506 pada masa jabatan Paus Julius II. Pembangunan basilika ini memakan waktu 120 tahun. Michelangelo diminta sumbangan karyanya dengan pieta-nya yang sangat terkenal itu. Waktu itu ia telah berusia 72 tahun. Basilika ini merupakan basilika terbesar di dunia dengan panjang 193 meter dan tinggi 132 meter.

11. Hari Rabu Istimewa

Ini merupakan kesempatan untuk melihat langsung Sri Paus yakni sekitar jam 10.30 pagi ketika ia bergerak melalui Alun-alun Santo Petrus dan berbicara kepada publik dengan beberapa bahasa. Setelah itu Bapa Suci memberikan berkat bagi orang-orang yang berhimpun di lapangan Santo Petrus.

Untuk mendapat kesempatan ini, pengunjung memesan tiket terlebih dahulu melalui Garda Swiss di Pintu Perunggu Vatikan. Namun ada juga tiket untuk orang-orang yang lupa melakukan reservasi.

Cat: Artikel ini dilansir dari Liputan6.com dan beberapa sumber lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *