Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Jalan santai kerukunan dan kebhinnekaan lintas agama digelar di Gereja Katedral Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) pada Sabtu, 12 Mei 2018. Acara digelar untuk menjalin toleransi antar umat beragama, sekaligus dalam rangka merayakan HUT KAJ ke-211 nanti.

Menariknya, acara yang dihadiri sekitar 2.000 warga ini diwarnai pergelaran budaya dari masing-masing daerah. Seperti komunitas Ikatan Keluarga Manggarai Kebon Jeruk (IKMKJ), Jakarta Barat misalnya. Mewakili umat Paroki Santo Andreas, mereka membawakan tarian khas Manggarai yakni Danding.

Mengenakan atribut budaya seperti selempang dan songkok (peci) yang dipadukan dengan kaus putih, mereka menari danding di sepanjang rute 3,8 kilometer. Selain Danding mereka juga menari Mogi.

Menari danding dan Mogi ini tentu menyita peserta lainnya. Ucapan selamat pun mengalir kepada IKMKJ.

Ketua Umum IKMKJ, Libertus Jehani mengatakan, sebagai komunitas Katolik di Jakarta, IKMKJ konsisten melestarikan budaya, baik di event gereja maupun kegiatan sosial lainnya. IKMKJ juga telah mengambil bagian dalam beberapa kegiatan seperti misa inkulturasi di Gereja Katedral Jakarta dan membawa koor di beberapa gereja lainnya.

“Warga Manggarai memiliki ungkapan neka oke kuni agu kalo. Artinya jangan melupakan daerah sendiri di mana ia lahir ataupun orang tuanya berasal dari Manggarai,” kata Libertus di Jakarta, Sabtu, 12 Mei 2018.

Jalan sehat hari ini dibuka langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan. Pembukaan jalan sehat ditandai dengan mengangkatkan bendera bercorak hitam dan putih sebagai simbolisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *