VITO.ID–Kita semua tentu tahu, alasan mengapa Bulan Mei didedikasikan sebagai bulan Maria, di mana seluruh umat Katolik diajak untuk menjadikan bulan Mei sebagai bulan Devosi kepada Bunda Maria. Bulan Mei adalah Bulan Maria bagi umat Katolik.

Alasan mendasar adalah Kemenangan dari doa dan devosi kepada Bunda Maria termasuk Doa Rosario yang menjadi jalan kemenangan dari sebuah peristiwa perang saat itu melawan Turki.

Bulan Mei menjadi Bulan Maria, di mana kita berdevosi kepada Bunda Maria yang salah satunya melalui doa Rosario adalah ketika Paus Pius VII dibebaskan oleh tentara Napoleon, yang mana pada tahun 1809 Beliau ditangkap dan dipenjara. Berkat dukungan doa kepada Bunda Maria selama di penjara, Paus Pius VII dibebaskan. Paus Pius VII selama memadahkan doa kepada Bunda Maria, Beliau berjanji bahwa jika ia dibebaskan maka ia akan mendedikasikan perayaan untuk menghormati Bunda Maria.

Tanggal 24 Mei, Paus Pius VII dibebaskan dan pembebasan itu diyakini berkat pertolongan Bunda Maria, penolong umat Kristen, maka setahun setelah tiba di Roma, Beliau mengumumkan hari Perayaan Bunda Maria. Devosi kepada Bunda Maria semakin dikenal, ketika Paus Pius IX pada tahun 1854 mengumumkan dogma (ajaran) tentang Bunda Maria dikandung tak bernoda. Penetapan dogma itu membuat devosi Bunda Maria pada bulan Mei semakindikenal oleh seluruh Gereja Universal.

Dogma Paus Pius IX semakin diperkuat dengan keluarnya Ensiklik Bapak Paus Paulus VI; “Month of Mary” yang menetapkan bahwa Bulan Mei menjadi bulan Maria di mana umat beriman berdevosi kepada Bunda Maria yang terberkati dan bulan Mei juga menjadi kesempatan untuk penghormatan iman dan kasih umat Katolik kepada Maria Ratu Surgawi.

Keyakinan iman akan kemenangan doa dan devosi kepada Bunda Maria dari segala bentuk pencobaan dan peperangan juga menjadi sangat nampak melalui kemenangan doa Rosario ketika pada masa Kepausan Paus Pius V menghadapi dua musuh besar yaitu: kesesatan Protestan dan Penyebaran doktrin di barat dan tentara Turki yang bergerak dari Timur.

Dalam menghadapi dua kekuatan musuh besar ini, Paus Pius V mengajak seluruh umat untuk berdoa Rosario selama 40 jam, terutama ketika menghadapi armada Turki di Lepanto pada 7 Oktober 1571. Dalam pertempuran yang tidak sebanding itu, dimana armada Katolik tak sebanding dengan armada Turki namun armada Katolik mampu memberikan kemenangan, maka oleh Paus Pius V, kemenangan armada Katolik itu diyakini sebagai kemenangan Doa Rosario melalui pertolongan dan pengantara Bunda Maria.

Atas alasan ini, maka sebagai penghormatan kepada Bunda Maria, Bunda Rosario, Paus Pius V mendeklarasikan pesta untuk Bunda Rosario dan Bulan Oktober sebagai Bulan Rosario. Paus Pius V juga dikenal dengan sebutan Paus Rosario.

Dari peristiwa iman yang dialami oleh para pendahulu kita dan berhadapan dengan bangsa kita yang akhir-akhir sedang menghadapi dua kekuatan dan musuh besar bangsa yaitu penyebaran sesat ujaran kebencian berbau SARA dan terorisme maka dengan keyakinan dan iman bahwa tak ada yang mustahil dari doa Rosario sebagai doa kemenangan, marilah kita daraskan doa rosario setiap hari untuk kemenangan bangsa kita. Amin.

Manila: Mayo-15-2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *