Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Puluhan siswa SMPK St Yosefa Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur membawakan koor dalam memeriahkan perayaan misa Hari Raya Pentakosta di Gereja Paroki Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi, Keuskupan Ruteng, Minggu, 20 Mei 2018.

Suara mereka terdengar merdu saat membawakan lagu-lagu berbahasa daerah Manggarai, Latin, Spanyol dan Indonesia. Tak heran, setelah perayaan Ekaristi selesai, ratusan umat memberikan aplaus yang meriah.

Puluhan anak-anak ini didampingi Kepala Sekolah Suster Yuliana Koten, SSpS serta para pengajar yang rata-rata masih muda. Selain membawakan koor, siswa SMPK Yosefa juga membawakan tarian pembuka dan persembahan.

Dalam kotbahnya, Kepala Pastor Paroki Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi, Romo Ardi Obot, Pr menyerukan kepada umat untuk senantiasa hidup dalam Roh. Menurutnya, Roh Kudus menjadikan umat Katolik untuk senantiasa kuat dalam iman dan pengharapan.

“Jangan takut, Roh Kudus selalu ada untuk memberi kita kekuatan,” kata Romo Ardi.

SMPK Yosefa Labuan Bajo sendiri terbilang baru di Kabupaten Manggarai Barat. Baru dua tahun berjalan, sekolah ini sudah mencetak prestasi semisal masuk lima besar (juara 3) lomba pidato bahasa Inggris antar siswa se-Kabupaten Manggarai Barat pada Januari 2018 lalu.

Selain itu para siswa juga terlibat aktif membawakan tarian tradisional dalam acara kenegeraan di kantor Bupati Mabar, serta membawakan koor di gereja.

SPMK St Yosefa sendiri berada dalam naungan Yayasan Dian Yosefa, yayasan yang juga menaungi SMPK Immaculata Ruteng, SMAK Setia Bakti Ruteng dan TK Inviolata.

Saat ini, SMPK St Yosefa terdiri dari 6 orang pengajar dan 48 siswa. Adapun kegiatan intra dan ekstrakurikuler di sekolah ini terdiri dari pramuka, kegiatan kerohanian, english club, olimpiade bidang studi, seni (tari tradisional), olahraga dan koor.

Pada 7 Mei hingga 15 juli 2018, SMPK St Yosefa membuka tahun ajaran baru untuk Tahun Ajaran 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *