Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Jenazah Aloysius Bayu Rendra Wardhana akhirnya diserahkan ke keluarganya oleh pihak RS Bhayangkara Polda Jatim, Selasa, 22 Mei 2018. Pria 37 tahun asal Gubeng Kertajaya, Surabaya ini merupakan relawan Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya yang mengadang laju motor pelaku bom bunuh diri.

Saat itu, kedua pelaku naik motor dan berusaha menerobos masuk ke gereja. Akibatnya, Bayu meninggal di lokasi dan tubuhnya nyaris tak dikenali akibat dahsyatnya ledakan bom bunuh diri yang menerjang pada Minggu, 13 Mei 2018 lalu.

Penyerahan jenazah Bayu ini diserahkan langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin di ruang jenazah RS Bhayangkara, Surabaya, sekitar pukul 10.35 WIB. Pihak keluarga almarhum Bayu diwakili Ny Martono yang menerima jenazah

“Almarhum Bayu ini korban di Gereja Santa Maria Tak Bercela. Kami baru menyerahkan ke keluarga, karena butuh waktu untuk identifikasi,” ujar Machfud, seperti dilansir Warta Kota.

Penyerahan jenazah Bayu, berlangsung cukup mengharukan di ruang jenazah RS Bhayangkara. Tangis keluarga almarhum Bayu sudah pecah sesaat sebelum Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin menyerahkan jenazah ke Ny Martono, sepupu almarhum Bayu.

Perempuan berambut lurus dan mengenakan baju hitam ini, awalnya berusaha tegar. Tapi air matanya tak kuasa dibendung saat proses penyerahan jenazah almarhum Bayu.

Ny Martono juga menolak berkomentar saat para wartawan berusaha mewawancarainya. Dia melambaikan tangan sebagai isyarat penolakan.

Tangis Ny Martono kian keras, saat peti jenazah almarhum Bayu dibawa dan dimasukkan ke ambulans. Isak tangisnya pecah dan Ny Martono memeluk erat dr Andi Fanny Sujuti.

“Sabar, yang kuat,” ujar dr Andi Fanny sambil memeluk erat Ny Martono yang terus menangis.

Tak hanya isak tangis histeris, Ny Martono ambruk pingsan. Anggota keluarga dan petugas RS Bhayangkara pun menggendongnya ke mobil.

Tak lama kemudian, ambulans yang membawa jenazah almarhum Bayu meninggalkan RS Bhayangkara. Jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Gubeng Kertajaya Surabaya guna disemayamkan.

Comments

  1. Turut berdukacita…. kmi anak renha rosari Larantuka Flores NTT… sllu mendoakan buat mas Bayu… bahagia disurga… semoga diberi kekuatan bg istri n kedua buah hatinnya.. bsrta kel. Bsrnya.. untk menrima salib hidup ini…. mas Bayu engkaulah martir… sprt St Stefanus yg dirajm btu dmi memprthnkan Iman akn Kristus… slm… km Dr ujung timur tanh Flores….. 🙏🙏🙏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *