Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Merencanakan pernikahan dapat menyebabkan stres bagi sebagian besar pasangan. Tetapi Christina Anderson memiliki situasi unik yang menghadirkan tantangan tersendiri: tunangannya ditugaskan ke luar negeri.

Tunangan Christina, Bill Pennewell merupakan seorang sersan staf di Korps Marinir AS. Keduanya telah berpacaran selama dua setengah tahun. Pada Maret 2017, Bill dan Christin bertunangan. Sebulan setelahnya, unit Bill diberi kesempatan untuk ke Bahrain.

Meskipun Bill tak perlu pergi, ia menyadari bahwa posisinya dibutuhkan. Ia adalah salah satu dari sedikit yang memenuhi syarat untuk pekerjaan itu. Itu adalah keputusan sulit yang dibuat oleh Bill dan Christina bersama. Bill akan pergi dan melayani negaranya.

Bill Pennewell dan Christina Anderson, Foto: Fox News

Christina mengatakan dia terkejut tetapi mengerti pilihan tunangannya. “Saya tidak mengharapkannya begitu cepat tetapi saya belajar banyak dengan sangat cepat,” katanya kepada Fox News.

Bill berada di tahun ke 11 tugasnya, setelah bergabung dengan Marinir di usia 18 tahun. Saat ini merupakan penempatan ketiganya. Dia telah berada di Bahrain selama enam bulan terakhir dan akan kembali dalam waktu sekitar dua bulan, tepat pada waktunya untuk pernikahan mereka di bulan September.

Merencanakan pernikahan saja sudah menjadi tantangan bagi Christina. Pasangan itu mencoba merencanakan apa yang mereka bisa sebelum penggelaran Bill. Tetapi sekarang mereka harus bergantung pada Internet untuk berkomunikasi.

Bill Pennewell dan Christina Anderson, Foto: Fox News

Selain merencanakan pernikahan, berpisah juga terbukti sulit karena alasan lain. Selama penempatan terakhirnya, baik Bill maupun Christina menderita kehilangan orang-orang terdekat mereka.

“Sulit untuk tidak dapat bergantung pada kehadiran satu sama lain … untuk saling menghibur pada saat itu,” ujar Christina.

Selain merencanakan pernikahan, berpisah juga terbukti sulit karena alasan lain.

Selama tugas terakhir Biil, Christina mengandalkan dukungan keluarga calon suaminya itu. Dia juga berterima kasih atas dukungan yang dia terima dari pasangan militer lainnya yang mengalami situasi serupa.

“Saya suka persahabatan… Saya telah belajar banyak tentang kekuatan dan ketahanan dan itu mengajari saya banyak hal tentang bagaimana beradaptasi dengan kehidupan,” kata Christina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *