Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Dalam iman Katolik, kita percaya bahwa Tuhan menugaskan seorang Malaikat Pelindung untuk mengawasi kita sejak awal kehidupan di bumi. Bahkan sepanjang hidup, kita tidak akan pernah melihat Malaikat Pelindung atau menyadari kehadirannya. Tetapi kadang-kadang mereka dapat mengungkapkan diri kepada kita, meskipun tidak selalu dengan cara yang sama.

Sebenarnya malaikat tidak memiliki tubuh fisik. Inilah alasan mengapa kita biasanya tidak pernah menyadari kehadiran mereka. Mereka adalah roh murni, tetapi bisa hadir dalam bentuk fisik bila diperlukan.

Bentuk yang terlihat yang sering dilaporkan dalam Kitab Suci atau berita populer adalah fasad, topeng yang mereka kenakan sehingga kita dapat melihatnya dengan mata kita. Kalau tidak, mereka adalah makhluk yang secara alami tak terlihat.

BacaBagaimana Gereja Mengakui Hosti Berubah Menjadi Daging Merah Kristus?

Cara yang lebih umum bahwa Malaikat Pelindung kita akan “mengungkapkan” diri mereka kepada kita adalah melalui tindakan yang tidak terlihat atau melalui “suara.”

Suster Maria Antonia menulis kisah terkenal “Di bawah Sayap-sayap Malaikat” yang mengisahkan tentang persahabatan seumur hidupnya dengan Malaikat Pelindungnya, Ia menjelaskan kejadian di masa kecilnya ketika Malaikat Pelindungnya melindunginya dari perbuatan dosa.

“Mengapa saya tidak bisa memilih buah persik seperti anak-anak lain?” Aku mengulurkan tanganku untuk mengambil buah persik, dan jari-jariku sudah menyentuh persik beludru besar ini, ketika saya menerima peringatan yang paling manis dan tenang dari Teman baruku. Lengan saya tergantung di udara, dengan lembut diturunkan oleh “tangan tak terlihat,” yang saya rasakan seolah-olah saya telah disentuh oleh salah satu orang yang dapat saya lihat. Karena saya memiliki pemahaman yang lebih baik dan lebih jelas tentang suara Teman Baru saya daripada kata-kata yang diucapkan Ibu Raphael, atau Suster Pauline, atau Sister Irene, yang dapat saya lihat ketika mereka berbicara kepada saya.

Dalam kasus-kasus ini, Malaikat Pelindung diakui sebagai “kehadiran” tak terlihat yang sulit digambarkan dengan kata-kata, tetapi lebih “nyata” daripada apa yang bisa dilihat dengan mata.

BacaArti Patung Bagi Umat Katolik, Bukan untuk Menyembah!

Di sisi lain, Malaikat Pelindung dikenal muncul dalam berbagai bentuk, baik sebagai orang dewasa atau sebagai seorang anak. Satu kisah yang diceritakan oleh Patti Maguire Armstrong menjelaskan bagaimana seorang prajurit yang hilang dipandu oleh “gadis kecil” untuk keselamatan.

Berharap (para wanita ini) akan ramah dan mau memberinya makan, Eldon berjalan ke arah para wanita. Tiba-tiba, seorang gadis berambut pirang berusia sekitar 10 tahun, mengenakan gaun putih cerah, muncul di sisinya. Dia memberi isyarat dengan jari di bibirnya untuk tetap diam. Kemudian, membawanya dengan tangan gadis kecil itu membawanya ke arah yang berlawanan untuk berdiri di balik semak-semak. Pada saat itulah dua tentara Jerman muncul dan mulai berbicara dengan para wanita. Eldon menyadari bahwa dia baru saja secara sempit menghindari merebut kembali. Ketika dia melihat sekeliling gadis kecil itu telah lenyap. Dia tidak terlihat dimanapun.”

BacaKerja Tuhan Itu Misterius dan Percayalah, Kata Paus Fransiskus

Jika kita pernah diberi kesempatan untuk memperhatikan Malaikat Pelindung kita, ada kemungkinan bahwa mereka akan muncul kepada kita dalam bentuk yang membawa serta perasaan damai dan keamanan.

Malaikat Pelindung mengenal kita lebih baik daripada kita mengenal diri kita sendiri dan dengan begitu ahli memilih suatu bentuk yang khusus untuk kita, tidak ingin menakut-nakuti kita, tetapi untuk menghibur kita di saat kita membutuhkan.

Bahkan jika kita tidak pernah melihat mereka dalam kehidupan ini, iman Kristen kita memberi kita keyakinan bahwa Malaikat Pelindung kita selalu di pihak kita, siap untuk membantu ketika kita sangat membutuhkannya.

Baca lebih banyak di Aleteia.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *