Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Amsila menyambut Mrs Francis, seorang warga Belada keturunan Indonesia siang itu. Panas terik menyengat. Para siswa berkumpul di halaman sekolah, mendapat bantuan peralatan sekolah.

SDN Amsila, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Foto: Vito.id

SDN Amsila terletak di Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Kondisi sekolah ini sangat memprihatinkan. Beberapa ruang kelas bahkan dibangun dari kayu dan beratapkan daun alang-alang.

Siswa SDN Amsila mendapat bantuan peralatan sekolah, Foto: Vito.id

Tahun 2017 lalu, puluhan siswa SDN Amsila terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di bawah pohon. Pasalnya, gedung darurat yang berdinding kayu dan beratapkan ala-alang di sekolah ini dihantam angin puting beliung.

SDN Amsila, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Foto: Vito.id

Setahun berlalu, kondisi itu belum berubah. Kegiatan belajar masih dilakukan di gedung reot yang jauh dari kata sederhana.

 SDN Amsila, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang

SDN Amsila, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang

Kepada Vito.id, Mrs Francis mengaku kondisi sekolah ini sangat menyedihkan. Ia berharap pemerintah daerah cepat menanggapi keadaan sekolah tersebut.

“Mereka juga membutuhkan bangku dan meja dan juga buku-buku untuk perpustakaan mereka,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *