Paus Fransiskus, Foto: Vito.id

Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Paus Fransiskus memerintahkan penyelidikan terhadap pastor Amerika Serikat, yang dituduh melakukan pelecehan seksual dengan pria dewasa dan menerima pengunduran dirinya, kata pejabat Vatikan dan Gereja Amerika Serikat pada Kamis, 13 September 2018.

Pengumuman tersebut dibuat ketika Paus Fransiskus bertemu dengan pemimpin Gereja Amerika Serikat guna membahas skandal itu, yang melibatkan seorang mantan kardinal Amerika Serikat dan tuntutan dari seorang uskup agung agar Paus Fransiskus mengundurkan diri.

Gereja Katolik di seluruh dunia dilanda krisis, yang melibatkan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur. Survai menunjukkan kepercayaan diri jatuh di Gereja AS, Chile, Australia, dan Irlandia, tempat skandal banyak terjadi dan juga di sejumlah negara lain.

BacaSaran Paus Benediktus untuk Menjaga Iman di Tengah-tengah Skandal Besar

Uskup yang mundur ialah Michael J. Bransfield, 75 tahun, dari diosis Wheeling-Charleston, West Virginia. Vatikan mengatakan Paus Fransiskus telah memilih Uskup Agung William Lori dari Baltimore untuk mengelola diosis tersebut hingga uskup baru diangkat.

Baik Vatikan maupun Keuskupan Baltimore tidak memberikan rincian tuduhan khusus terhadap Bransfield. Bransfield dan penasehat hukumnya juga tidak segera bisa dimintai komentar.

Laman Keuskupan Baltimore mengatakan Paus telah memerintahkan Lori melakukan penyeldikan atas tuduhan pelecehan seksual terhadap pria-pria dewasa oleh Bransfield.

“Perhatian utama saya ialah untuk perawatan dan dukungan para imam dan orang-orang dari Diose Wheeling-Charleston pada saat sulit ini,” kata Lori dalam pernyataan.

BacaPaus Fransiskus Akui Gereja Katolik Gagal Menangani Pelecehan Seksual

“Saya berjanji melakukan penyelidikan untuk mencari kebenaran atas tuduhan terhadap Uskup Bransfield dan bekerja erat dengan pendeta, pemimpin agama dan awam diosis hingga pemilihan uskup baru,” kata dia.

Hari ini Kamis, 13 September 2018, Paus Fransiskus bertemu dengan sejumlah pemimpin gereja Amerika Serikat untuk membahas laporan dari Jerman dan skandal melibatkan mantan kardinal Amerika Serikat.

Selain itu, Uskup Agung asal Italia, Carlo Maria Vidano, pada bulan lalu menuding Paus selama bertahun-tahun mengetahui pelecehan oleh mantan kardinal Amerika Serikat, Theodore McCarrick, dan tidak melakukan apa-apa.

BacaAlkitab Tawarkan Senjata Ampuh Saat Kejahatan Bertambah Banyak

Vigano mengaku memberi tahu Paus Fransiskus sejak 2013 mengenai McCarrick, yang dituding melakukan hubungan seksual dengan seorang pria dewasa.

McCarrick mengundurkan diri pada Juli akibat tudingan berbeda, yaitu pelecehan seksual terhadap remaja berusia 16 tahun sekitar 50 tahun lalu.

Paus Fransiskus mengatakan “tidak akan mengatakan apa-apa” mengenai tudingan Vigano. Namun, Vatikan menyiapkan tanggapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *