Masa Pacaran, Foto: Pixabay

VITO.ID–Masa pacaran adalah masa yang menyenangkan bagi anak muda. Di masa ini, kita bisa mengenal lawan jenis lebih dalam, melakukan banyak hal dan menjalani banyak momen bersama.

Namun, dalam kenyataannya, tak sedikit ditemukan kasus remaja-remaja melakukan hubungan seks saat pacaran atau pra nikah. Ini ditemukan dalam Survei Kesehatan Reproduksi Remaja oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana (BKKBN) Tahun 2012 serta perbandingan hasilnya di tahun 2007.

Dalam data tersebut tercatat remaja berusia 15-19 tahun mengaku pernah melakukan hubungan seksual tanpa menikah, dengan presentase lebih banyak remaja laki-laki yang melakukan hubungan seks pra nikah dibandingkan remaja perempuan.

Carmen Caceres Calle, seorang jurnalis lepas dari Sevilla, Spanyol bekerja sama dengan berbagai publikasi medis, serta Rumah Sakit Viamed di Seville dan Masyarakat Kedokteran Psikosomatis Spanyol. Situs web Young Catholics berbicara dengannya tentang pentingnya kebajikan kesucian dalam pacaran dari sudut pandang manusia.

“Organ seksual kita adalah objek yang menghasilkan kesenangan dan betapa mudahnya menemukan dan membebaskan mereka, tetapi hanya orang yang tidak dia ingin direduksi menjadi instrumen sukacita semata, dia menyembunyikannya,” katanya.

Apa arti sebenarnya dari kesucian dalam pacaran?

Bahwa kita memiliki keintiman dan kita tidak memberikannya kepada siapa pun, bahkan pacar atau pacar kita. Bahkan jika itu adalah orang yang paling kita inginkan dalam hidup ini dan dengan itu, mungkin, kita akhirnya menikah dengannya suatu hari nanti. Ketika kita memutuskan untuk menjaga tubuh kita, dengan cara yang kita minta agar mereka melihat kita di dalam.

Mengapa menjaga keperawanan di masa pacaran?

Terkadang kita berpikir pacaran tanpa seks tampaknya sangat ketinggalan zaman. Karena kurangnya nilai dalam masyarakat dan karena tidak ada yang menjelaskan kepada orang muda bahwa ada cara lain untuk hidup pacaran.

Ada orang yang berpikir bahwa jika kamu mencintai pacarmu, hal yang paling normal adalah pergi tidur bersamanya. Seharunya, karena kamu mencintainya kamu tidak akan tidur dengannya.

Tampaknya kontradiksi tetapi, pada kenyataannya, saya mendorong anak muda yang sedang mempertimbangkan untuk tidur dengan pacar mereka untuk mengatakan tidak. Ini penting untuk melihat bagaimana mereka bereaksi. Jika pacar anda meninggalkan anda karena kurangnya seks, itu karena mereka tidak benar-benar mencintai anda.

Jika para wanita itu sendiri berpikir tentang diri mereka sendiri bahwa mereka hanya melayani untuk memberikan seks kepada pria dan bahwa tidak ada pria yang menginginkan mereka tanpa seks, itu karena mereka belum bertemu pria sejati, tidak tahu martabat yang mereka miliki dan tidak ada yang bisa membawa mereka pergi. Dan mereka tidak tahu apa itu cinta. Mereka menjual dengan harga murah dan membiarkan mereka bermain dengan mereka.

Apa keuntungan dari berpantang dalam pacaran?

Seperti dalam pekerjaan, anda menghadapi tantangan baru untuk dihadapi dan anda harus tahu bagaimana bertindak. Demikian dalam masa pacaran, anda menghadapi tantangan pantangan dan anda harus tahu cara bertarung.

Bahwa berpantang dalam pacaran bertujuan anda belajar untuk benar-benar mencintai yang lain. Menjalin hubungan bukan hanya karena ketertarikan fisik, tetapi juga kecerdasan, kehendak, dan kebebasan. Bertindak berdasarkan keinginan menyebabkan anda harus ‘memakan’ yang lain dan bukannya mencintai pacar anda karena ia layak dicintai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *