Pesan Uskup Silvester San ke OMK: Jangan Merencanakan Kejahatan ke Sesama

Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Uskup Administrator Keuskupan Ruteng, Mgr. Silvester San, Pr membuka jambore orang muda katolik (OMK) Kevikepan Borong yang berlangsung di Paroki Stu. Gregorius Borong, Kelurahan Rana Loba, Matim.

Jambore OMK yang berlangsung 3 hari sejak Kamis (4/10/2018) hingga Sabtu (6/10/2018) diawali dengan misa yang dipimpin Uskup San.

Hadir bersama Uskup San yakni Vikjen Keuskupan Ruteng, Romo Alfons Segar, Pr, Vikep Borong, Romo Simon Nama, Pr, Pastor Paroki Borong, Romo Yohanes Mustaram, Pr, Biarawan/ Biarawati dan peserta OMK dari 19 paroki se-Kevikepan Borong.

Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng, Uskup San bersama rombongan diterima secara adat Manggarai ” Kepok Tuak ” oleh tokoh adat Kecamatan Borong Jon Brigmans yang ditandai dengan pengalungan selendang adat Manggarai selanjutnya diarak dengan tarian adat Manggarai menuju pastoran Paroki ST. Gregorius Borong.

Pada pukul 17.00 wita, bertempat di Lapangan Paroki St. Gregorius Borong berlangsung pembukaan Jambore OMK Uskup San. Yang mana jambore OMK mengangkat tema “Maju Bersama Membangun Bangsa dan Negara Yang Damai, Solid dan Solider,”. Yang mengangkat visi ” OMK Yang Sehati Dalam Perziarahan.

Dengan misi pertama, mengingatkan OMK bahwa manusia hanya peziarah di muka bumi ini. Kedua, di bumi ini manusia hanya memilikki tenda. Dan, ketiga, mendorong OMK untuk hidup sederhana, solid dan solider.

Uskup San dalam pesannya. saat khotbah yang dikirim, Vikep Borong, Romo Simon Nama, Pr kepada POS-KUPANG.COM di Borong, Minggu (7/10/2018) siang mengatakan, pertama, OMK Kevikepan Borong harus menjadi orang kristen sejati dan OMK Kevikepan Borong harus saling tolong menolong tanpa mempedulikan suku, agama sesuai hukum Allah “cinta kasih”.

Kedua, OMK jangan menunda dan menahan untuk membantu sesama yang membutuhkan bantuan, jangan merencanakan kejahatan kepada sesama, jangan iri hati kepada orang yang melakukan kejahatan.

Dan, ketiga, jambore rohani OMK Kevikepan Borong dapat berjalan dengan baik dan dapat membangun persatuan, solidaritas seluruh OMK serta bermanfaat dalam membina diri menjadi pemimpin masa depan bagi gereja dan negara dan semoga OMK menjadi orang Kristen sejati.

Sementara itu, Ketua OMK Kevikepan Borong, Oktavianus Ganar berharap, melalui jambore ini, OMK menjadi perpanjangan tangan Yesus melalui karya-karya mereka di paroki masing-masing.

“OMK bisa menjadi garam dan terang dunia. Melalui materi pelatihan yang akan diterima, mereka akan menjadi katekis di paroki masing-masing,” katanya.

Selain itu, Margoreti Fransiska Indah, OMK Paroki Tanggar, mengaku bersyukur mengambil bagian dalam jambore ini. Menurutnya, dia bisa membangun jaringan dengan OMK dari tempat lain.

“Bisa mempererat tali persaudaraan dengan sesama OMK juga teman-teman dari agama lain serta mengenal Yesus lebih dalam,” kata Fransiska yang juga berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar ini. (Tribun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *