Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Pembangunan Gereja Pentekosta di Indonesia (GPdI) Seminai, Kelurahan Pematang Reba, Rengat Barat, Indragiri Hulu mendapat penolakan masyarakat setempat. Mereka menggelar aksi demo di lokasi pembangunan, Jumat, 2 November 2018 kemarin.

Dalam orasinya, ratusan masyarakat yang menamakan diri, Forum Masyarakat Muslim Pematang Reba itu, meminta pihak gereja untuk menghentikan aktivitas pembangunan.

”Ini sudah melanggar kesepakatan yang telah dibuat dan ditandatangani secara bersama. Maka dari itu, kita minta pihak pengurus gereja agar pembangunan ini dihentikan dan dibongkar,” ujar orator demo, Godam Tintin, saat berorasi di halaman gereja Jalan Seminai, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, Jumat, 2 November 2018, seperti dilansir Goriau.com.

Godam menjelaska bahwa aksi demo bukan ditunggangi oleh organisasi dan partai pilitik apapun, melainkan bentuk protes warga mayoritas yang ada di Kelurahan Pematang Reba.

”Ini merupakan bentuk protes dan penolakan masyarakat, bukan karena ditunggangi pihak manapun,” tegas Godam yang disambut dengan takbir oleh ratusan pendemo.

Godam menambahkan, selama ini masyarakat sudah berusaha sabar dengan aktivitas yang dilakukan pihak gereja. Bahkan, sudah beberapa kali melakukan rapat bersama, namun apa yang disepakati dalam rapat tersebut, selalu dilanggar oleh pihak pengurus GPdI tersebut.

”Jika keputusan rapat tentang larangan pembangunan gereja itu dilangkahi, maka hari ini kami datang untuk memberi peringatan keras. Hentikan dan bongkar bangunan gereja ini,” tukas Godam yang kembali disambut dengan takbir oleh ratusan pendemo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *