Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, menanggapi pertanyaan wartawan tentang tulang yang ditemukan di Kedutan Besar Vatikan di Italia pada akhir Oktober lalu, Foto: Vatican News

Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, menanggapi pertanyaan wartawan tentang tulang yang ditemukan di Kedutan Besar Vatikan di Italia pada akhir Oktober lalu. Menurut laporan media setempat, tulang-belulang tersebut adalah milik Emanuela Orlandi, gadis berusia 15 tahun yang dinyatakan hilang pada 22 Juni 1983.

“Belum ada hubungan yang dibuat dengan Emanuela Orlandi oleh Tahta Suci,” kata Kardinal Parolin seperti dilansir Vatican News.

Dia melanjutkan, “Saya tidak tahu siapa yang menghubungkan kasus ini dengan Orlandi”.

BACA JUGA: Misteri Kerangka Manusia di Kedubes Vatikan, Diduga Gadis yang Hilang

Jurnalis yang mewakili SIR (Servizio Informazione Religiosa) sebuah organisasi berita yang didukung oleh Konferensi Waligereja Italia) menanyakan mengapa Sekretariat Negara Vatikan segera melibatkan pihak berwenang Italia.

Kardinal Parolin menjelaskan bahwa itu “dilakukan dengan sederhana agar transparan — sehingga tidak akan ada tuduhan bahwa Takhta Suci ingin menyembunyikan sesuatu.

“Hal-hal sedang dilakukan dengan keterbukaan dan transparansi yang lebih besar. Jenazah manusia ditemukan, ada keinginan untuk mencapai dasar dari apa yang telah dilakukan, yang (tulang) mereka berada. Dan bantuan diminta dari Italia,” ujarnya.

Orlandi merupakan anak perempuan seorang polisi Vatikan. Pada 22 Juni 1983, saat Orlandi berusia 15 tahun, dia menghilang ketika pulang dari kelas musik. Nasib Orlandi disebut sebagai salah satu misteri terbesar dalam sejarah modern Italia.

BACA JUGA: Paus Fransiskus Kecam Pembantaian di Sinagoge Pittsburg

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Rabu, 32 Oktober 2018, media-media lokal melaporkan temuan kerangka manusia itu didapat pada Senin (29/10) waktu setempat, saat upaya renovasi di salah satu ruangan di kompleks Kedutaan Besar Vatikan dekat museum Villa Borghese yang terkenal di Roma.

“Dalam upaya restorasi di ruangan yang menyambung dengan Apostolic Nunciature di Italia… potongan kerangka manusia ditemukan,” demikian pernyataan otoritas Vatikan, merujuk pada kantor diplomatik Vatikan di Roma, mengutip detik.com.

Penyelidikan polisi tengah dilakukan terkait temuan kerangka manusia ini. Ketua jaksa setempat, Giuseppe Pignatone, yang memimpin penyelidikan ini telah menugaskan spesialis forensik untuk mencari tahu usia dan jenis kelamin dari temuan kerangka manusia itu, serta waktu kematiannya.

Laporan menyebut para detektif Italia sedang menyelidiki apakah temuan kerangka manusia itu cocok dengan sampel DNA milik Emanuela Orlandi atau Mirella Gregori, yang sama-sama masih di bawah umur saat dilaporkan menghilang di Roma, dalam dua kasus terpisah, tahun 1983 silam.

BACA JUGA: Duh, 4 Negara Ini Tak Aman Bagi Umat Kristen

Berbagai teori berkembang terkait hilangnya Orlandi. Salah satunya bahwa Orlandi diculik sebuah geng kriminal untuk menekan otoritas Vatikan demi mengembalikan pinjaman. Teori lain menyebut Orlandi diculik untuk mendesak pembebasan seorang pria bersenjata asal Turki, Mehmet Ali Agca, yang berupaya membunuh Paus Yohanes Paulus II tahun 1981 silam. Agca divonis penjara seumur hidup di penjara Italia.

Tahun 2005, seseorang yang tidak menyebut namanya menghubungi talk show televisi setempat dan menyebut bahwa rahasia di balik penculikan Orlandi terkubur bersama Enrico ‘Renatino’ De Pedis, bos mafia yang pernah memimpin geng kriminal Magliana yang meneror Roma tahun 1980-an.

Polisi setempat sempat menggali makam De Pedis di Roma tahun 2012 untuk mencari petunjuk, namun nihil. Saudara laki-laki Orlandi, Pietro, memimpin upaya pencarian saudarinya selama bertahun-tahun dan menuding Vatikan bungkam bahkan memperumit kasus ini.

Untuk kasus Gregori, diketahui dia menghilang sekitar 40 hari sebelum Orlandi menghilang. Ibunda Gregori menyebut putrinya sempat menjawab interkom di apartemennya sebelum memberitahu orangtuanya bahwa teman sekolahnya datang dan dia akan keluar untuk berbicara dengannya. Gregori tak pernah kembali sejak saat itu. Otoritas Italia belum mengesampingkan bahwa kasus Orlandi dan Gregori saling terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *