Puji Iman Umat Kristen Irak, Sekretaris Vatikan Harap Ada Kolaborasi dengan Muslim

Magna vis Fidelitatis

VITO.ID–Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin menggambarkan kunjungan Natalnya selama 4 hari ke Irak sebagai kunjungan penuh makna bagi Gereja yang di tengah penderitaan dan kesengsaraan, menjadi saksi sukacita dan keindahan Injil.

Dia menyatakan harapan umat beriman Irak untuk kunjungan Paus Fransiskus dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara umat Kristen dan Muslim untuk masa depan yang damai di negara itu.

Pejabat tinggi Vatikan itu menganggap kunjungannya sebagai momen rahmat di mana ia merasakan emosi dan kegembiraan yang besar karena mampu menyampaikan kepada orang Kristen Irak kedekatan, kasih sayang, dan berkah dari Paus Fransiskus.

BACA JUGAGereja Beresiko Jadi Pasar yang Jual Sakramen, Kata Paus Fransiskus

Sementara menjadi pertemuan sukacita selama perayaan Natal, katanya, kunjungannya juga merupakan kesempatan untuk berbagi penderitaan tahun-tahun terakhir, ketidakpastian masa kini dan harapan untuk masa depan.

Dalam berbagai pidatonya dan homili selama pertemuan dan perayaan dengan orang-orang Kristen dan otoritas sipil dan politik, Parolin mengungkapkan kegembiraanya atas kesaksian umat Katolik Irak untuk Gereja Universal.

Dia mengatakan dia menyampaikan rasa terima kasih Gereja Universal atas teladan dan kapasitas mereka untuk menanggung penderitaan demi Yesus.

BACA JUGA: Duh, 4 Negara Ini Tak Aman Bagi Umat Kristen

Tetapi yang paling mengejutkannya, katanya adalah kebanggaan yang dimiliki oleh orang Kristen Irak untuk menjalankan iman mereka di tengah kesulitan, cobaan dan penderitaan mereka.

Parolin mengatakan dia sangat tersentuh oleh kehancuran Mosul yang disebabkan oleh perang di mana gereja, rumah, bangunan dan setiap bagian kota dibor.

Tetapi pada saat yang sama, gereja-gereja ini, baik Kasdim dan Katolik-Siro, penuh dengan orang, pria, wanita, anak-anak dan orang muda, semuanya bernyanyi dan berdoa selama ibadah.

BACA JUGA: Presiden Palestina Percayakan kepada Paus Fransiskus Soal Timur Tengah

Dalam hal ini, ia mengingat sebuah episode di kota utara Mosul di mana sulit untuk berjalan karena puing-puing di mana-mana. Pada titik tertentu, gubernur kota datang untuk menyambutnya dan memegang tangannya.

Parolin menganggap gerakan ini sebagai simbol kolaborasi antara orang-orang Kristen dan Muslim dengan saling membantu dan saling membantu. Tepat pada saat itu, katanya, hujan mulai turun dan pelangi yang indah muncul di langit–simbol perdamaian dan aliansi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *